SIGAPRO Perkuat Sinergi Lintas Sektor dalam Upaya Penurunan Stunting di Kelurahan Sukoharjo

paya percepatan penurunan stunting terus dilakukan melalui kolaborasi dan sinergi lintas sektor. Salah satunya melalui kegiatan SIGAPRO (Sinergi Gerakan ASN Sebagai Orang Tua Asuh Dalam Penurunan Stunting)

SIGAPRO Perkuat Sinergi Lintas Sektor dalam Upaya Penurunan Stunting di Kelurahan Sukoharjo

Kelurahan Sukoharjo, 31 Juli 2026 — Upaya percepatan penurunan stunting terus dilakukan melalui kolaborasi dan sinergi lintas sektor. Salah satunya melalui kegiatan SIGAPRO (Sinergi Gerakan ASN Sebagai Orang Tua Asuh Dalam Penurunan Stunting) yang dilaksanakan di Kelurahan Sukoharjo pada Jumat, 31 Juli 2026.

Kegiatan SIGAPRO dilaksanakan melalui sinergi antara Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Probolinggo, Puskesmas Kanigaran, Tim Penggerak PKK Tingkat Kelurahan Pokja 4, serta Kader Posyandu. Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dan komitmen bersama dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan stunting, khususnya bagi balita yang menjadi sasaran pendampingan.

Adapun sasaran kegiatan SIGAPRO di Kelurahan Sukoharjo adalah 28 balita stunting yang terdata di 8 Posyandu wilayah Kelurahan Sukoharjo. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan kader Posyandu serta tenaga kesehatan untuk memastikan kondisi pertumbuhan balita dapat dipantau secara berkala.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan beberapa pemeriksaan dan pemantauan pertumbuhan balita, meliputi penimbangan berat badan (BB), pengukuran tinggi badan (TB), serta pengukuran lingkar kepala. Hasil pengukuran menjadi bagian penting dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan balita sekaligus sebagai bahan evaluasi dalam upaya penanganan stunting secara berkelanjutan.

Selain pemantauan pertumbuhan, kegiatan SIGAPRO juga diisi dengan penyerahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita sasaran. PMT yang diberikan berupa sumber protein nabati dan protein hewani sebagai bagian dari dukungan pemenuhan kebutuhan gizi balita.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pemantauan pertumbuhan balita stunting dapat dilakukan secara rutin dan terpadu. Pemberian PMT juga diharapkan dapat membantu mendukung pemenuhan asupan gizi balita, tentunya dengan tetap memperhatikan pola makan bergizi seimbang dan pendampingan dari keluarga.

Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, TP PKK, kader Posyandu, serta keluarga menjadi kekuatan penting dalam percepatan penurunan stunting. Melalui SIGAPRO, diharapkan kepedulian dan pendampingan terhadap balita stunting dapat terus ditingkatkan sehingga setiap anak memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.


LINK TERKAIT